Maumere,NTT, 3 April 2025 – Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Kecamatan Doreng (IMKD) periode 2025/2026, Ronaldy Rotan, angkat bicara terkait permasalahan air minum bersih di beberapa desa di Kecamatan Doreng.
Menurut Ronaldy, dengan potensi sumber mata air yang ada, seharusnya masyarakat Kecamatan Doreng tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan air bersih.
"Dengan adanya beberapa mata air di Kecamatan Doreng, seharusnya masyarakat tidak mengalami kendala dalam akses air minum bersih," ujarnya.
Ronaldy juga memaparkan hasil riset yang dilakukan IMKD secara organisatoris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima desa di Kecamatan Doreng, yaitu Desa Wolonterang, Desa Pelibaler, Desa Nenbura, Desa Mahetana, dan Desa Waihawa, masih belum mendapatkan manfaat air minum bersih secara signifikan. Sementara itu, empat desa lainnya—Desa Wolomotong, Desa Kloangpopot, Desa Watumerak, dan Desa Wogalirit—sudah menikmati pengelolaan air minum bersih, meskipun belum sepenuhnya maksimal.
Ia mengapresiasi kinerja pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat. Namun, menurutnya, pemerintah harus berupaya lebih keras agar manfaat air bersih dapat dirasakan secara maksimal dan merata oleh seluruh warga.
Sebagai organisasi yang berperan dalam pembinaan dan perjuangan masyarakat, IMKD berkomitmen untuk terus mengawal dan mendukung program pemerintah yang berpihak kepada rakyat.
"Saya, mewakili rekan-rekan pengurus Ikatan Mahasiswa Kecamatan Doreng, menyatakan akan selalu mengawal dan mendukung program pemerintah yang berpihak kepada masyarakat," tegas Ronaldy.
Di akhir pernyataannya, ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga fasilitas umum yang telah disediakan pemerintah, seperti jalur sanitasi perpipaan, tugu depot air minum bersih, dan fasilitas lainnya agar manfaatnya bisa dirasakan oleh semua warga.
"Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk selalu menjaga fasilitas umum yang telah disediakan pemerintah agar manfaatnya dapat tersalurkan dengan baik kepada seluruh masyarakat," imbuhnya.
(kl)