Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus Dahsyat, Status Naik ke Level IV (Awas), Lanal Maumere Siaga 1

Jumat, 21 Maret 2025 | Maret 21, 2025 WIB Last Updated 2025-03-21T06:47:14Z
Apel siaga ini diikuti oleh seluruh perwira staf, bintara, dan tamtama Lanal Maumere.


Maumere, NTT– TNI AL, Aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami peningkatan drastis dalam periode 13–20 Maret 2025. Puncaknya, letusan besar terjadi pada Kamis (20/3) pukul 22.56 WITA dan Jumat (21/3) dini hari pukul 00.10 WITA.


Berdasarkan pemantauan Pusat Pengamatan Gunung Api (PPGA), letusan pertama pada pukul 22.56 WITA memuntahkan kolom abu vulkanik setinggi 8 kilometer. Akibatnya, status gunung yang sebelumnya berada di Siaga (Level III), kini resmi dinaikkan ke Level IV (Awas).


Menyikapi kondisi ini, Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Maumere, Kolonel Marinir Anjas Wicaksono Putro, M.Tr.Hanla., langsung memerintahkan seluruh prajurit untuk melaksanakan apel siaga bencana pada Jumat pagi (21/3).


"Apel ini merupakan langkah awal dalam upaya pengevakuasian dan bantuan bagi warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki. Kami juga mempersiapkan segala perlengkapan berdasarkan pengalaman evakuasi sebelumnya," ujar Kolonel Marinir Anjas Wicaksono Putro.


Apel siaga ini diikuti oleh seluruh perwira staf, bintara, dan tamtama Lanal Maumere. Berbagai perlengkapan juga disiagakan, termasuk Randis Patwal Pomal, Randis Truk untuk transportasi personel, serta ambulans untuk mendukung posko lapangan.


Saat ini, seluruh personel dalam status Siaga 1 Bencana dan terus berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Flores Timur, serta instansi terkait untuk langkah-langkah penanganan lebih lanjut.


Ketua PPGA, Herman Josef, menjelaskan bahwa kenaikan status gunung ini berdasarkan hasil analisis dan evaluasi visual serta instrumental dari 13–20 Maret 2025.


"Berdasarkan hasil pemantauan, aktivitas visual dan kegempaan Gunung Lewotobi Laki-Laki meningkat cukup signifikan. Oleh karena itu, tingkat aktivitas gunung ini dinaikkan dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (Awas) pada 20 Maret 2025 pukul 22.30 WITA," ungkap Herman.


Dalam periode pengamatan tersebut, peningkatan aktivitas vulkanik terlihat dari letusan strombolian, peningkatan jumlah gempa vulkanik, serta deformasi signifikan di tubuh gunung. Kondisi ini berpotensi memicu letusan susulan dengan skala lebih besar.


Dengan naiknya status menjadi Awas, masyarakat yang berada dalam radius 7 kilometer dari puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki diminta untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman. Pihak berwenang juga mengimbau agar warga menggunakan masker dan kacamata pelindung untuk menghindari dampak abu vulkanik yang bisa mengganggu pernapasan dan kesehatan mata.

Lanal Maumere bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan dan siap memberikan bantuan evakuasi bagi warga terdampak.

Jalesveva Jayamahe

@Penlanalmme